Loading...
 

Sosialisasi terbaru

DEPUTY UN SWISSINDO & 3 ASISTEN DI EKUADOR DIBEBASKAN DARI TUDUHAN PENIPUAN BESAR: VALIDASI VOUCHER M1 UN SWISSINDO SEBAGAI JAMINAN BIAYA HIDUP!

Pada hari Jumat, tanggal 6 April, keadilan digelar di Mahkamah Caluma, Provinsi Los Rios Ekuador. Sebagai Deputi UN Swissindo (UNS), Nelson Gustavo Bejarano Rocha dan tiga sukarelawan UNS dari COPLAC GpDR (Jonathan Joel Abril Lopez, Julio Lino Tomala Contreras, Raul Ezequias Llanos Nunez), diwakili oleh pengacara Pablo Arellano Martinez, dibebaskan dari tuduhan penipuan, karena telah, 'secara ilegal' mendistribusikan Voucher M1 kepada rakyat Ekuador. Kasus ini diberhentikan, berdasarkan bukti signifikan yang dikumpulkan, yang memvalidasi Voucher M1 sebagai tindakan pembuktian atas jaminan biaya hidup sepanjang hayat, sebagai bagian dari komprehensif (seluruh aspek) Misi Dunia Perintah Pembayaran 1-11 (P1-11), untuk membebaskan dunia dari sistem perbudakan utang diantaranya. Nelson dan tiga sukarelawannya ditemukan tidak bersalah dan kasus itu dibatalkan, oleh Hakim Diego Mauricio Jarrin Velasco.

Pada bulan Oktober 2017, Deputi Nelson, dari COPLAC GpDR, sebuah LSM untuk Pengembangan Masyarakat Sipil Ekuador, bergabung dengan UNS, untuk menjadi sukarelawan sebagai Deputi yang mewakili wilayah Ekuador, melaksanakan sosialisasi dan distribusi Voucher M1, mengimplementasikan rencananya untuk bermitra dengan Asosiasi, Dewan Komunitas, Yayasan dll. Deputi Nelson mensponsori acara-acara kegiatan Voucher M1 dan sebagai Ketua Pelaksana kegiatan, Deputi Nelson menyediakan salinan cetak Voucher M1 (Global Gift), yang dibagikan kepada para anggota Asosiasi, Dewan Komunitas, Yayasan dll. Seluruh biaya untuk kegiatan acara-acara itu ditanggung olehnya secara pribadi.

Sebuah Peringatan berskala Nasional sampai ke institusi kepolisian, ketika sekelompok orang mulai meminta biaya mulai dari $ 1 hingga $ 200, untuk Voucher M1 yang sebenarnya GRATIS. 15 Februari 2018, Deputi Nelson ditangkap, di kota Caluma Provinsi Los Rios, 2 jam dari kampung halamannya Guayaquil, di fasilitas Drivers Union, ketika membagikan Voucher M1 ke anggota mereka. Tak satu pun dokumen resmi Identitas UNS yang dipertimbangkan, karena kasusnya didasarkan pada 3 kesaksian palsu dan dalam pelanggaran besar, menuduh Deputi Nelson dari penipuan besar, yang mengakibatkan tidak diberikan bail (jaminan), dengan ancaman hukuman dari 7 hingga 10 tahun. Deputi Nelson dipindahkan ke penahanan (Penjara) Guaranda, Provinsi Bolivar yang 3 jam dari Caluma selama 30 hari, sementara penyelidikan dilakukan. Dia ditahan selama 50 hari, yang sementara 100 pengacara diwawancarai dan diberikan bukti signifikan yang mana mereka semua menyimpulkan tidak menemukan adanya dasar untuk tuduhan ekstrem semacam itu. Sejak saat itu mereka jadi berminat untuk mengetahui lebih lanjut tentang program UNS P1-11 dan Voucher M1. Deputi Nelson juga menjalani operasi kandung empedu darurat yang tertunda karena proses penangkapannya.

Sampai saat ini, Deputy Nelson dan ribuan sukarelawan terus berjuang untuk membebaskan Ekuador dan dunia melalui distribusi Voucher M1 dan SPBU serta berkomunikasi dengan pemerintah Ekuador termasuk Presiden Ekuador, untuk mendukung Indonesia Mercusuar Dunia. Kebebasan untuk Indonesia berarti kebebasan bagi dunia.

Translate Updates

Incoming:

Translate Updates

Incoming: